
Pengguna iPhone mungkin sudah familiar dengan Siri sebagai asisten virtual yang membantu berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, pengguna Android tidak perlu merasa tertinggal karena tersedia banyak alternatif Siri untuk Android yang bahkan menawarkan fitur lebih canggih dan fleksibel.
Asisten virtual di Android hadir dengan berbagai pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu, mulai dari produktivitas, smart home, hingga navigasi. Mari kita bahas satu per satu untuk membantu kamu menemukan asisten virtual yang tepat.
Google Assistant
Google Assistant adalah asisten virtual bawaan yang tersedia di hampir semua perangkat Android. Dikembangkan langsung oleh Google, asisten ini menjadi pilihan utama bagi jutaan pengguna di seluruh dunia.
Google Assistant tidak hanya mampu menjawab pertanyaan sederhana, tetapi juga dapat melakukan tugas kompleks dengan integrasi mendalam ke ekosistem Google.
Keunggulan utama Google Assistant terletak pada kemampuan pemahaman konteks percakapan yang natural. Kamu bisa mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa harus mengulang konteks dari awal.
Misalnya, jika kamu bertanya "Siapa presiden Indonesia?", kemudian melanjutkan dengan "Kapan dia lahir?", Google Assistant akan memahami bahwa "dia" merujuk pada presiden yang ditanyakan sebelumnya.
Google Assistant dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang membuatnya menjadi asisten virtual paling powerful di Android. Fitur voice recognition-nya sangat akurat bahkan dalam kondisi bising sekalipun.
Kamu bisa menggunakan perintah suara dalam bahasa Indonesia yang akan dipahami dengan baik oleh sistem.
Fitur Continued Conversation memungkinkan kamu melakukan percakapan multi-turn tanpa harus mengucapkan "Ok Google" berulang kali. Setelah mengaktifkan fitur ini, kamu bisa langsung melanjutkan pertanyaan atau perintah berikutnya dalam beberapa detik setelah respons pertama.
Google Assistant juga mendukung multiple languages, sehingga kamu bisa berbicara dalam dua bahasa berbeda secara bergantian. Fitur Routines memungkinkan kamu membuat serangkaian aksi otomatis dengan satu perintah suara, misalnya "Good morning" yang akan menyalakan lampu, membaca cuaca, dan memainkan musik favorit.
Integrasi dengan Google Maps, Gmail, Calendar, dan Keep menjadikan Google Assistant sangat produktif. Kamu bisa mengirim email, membuat appointment, atau mencari lokasi hanya dengan perintah suara. Fitur visual responses juga menampilkan informasi dalam bentuk card yang informatif di layar.
Kelebihan Google Assistant sangat beragam. Pertama, integrasi native dengan Android memberikan akses penuh ke sistem operasi, sehingga bisa mengontrol pengaturan device seperti WiFi, Bluetooth, atau brightness. Kedua, dukungan bahasa Indonesia yang sangat baik membuatnya ideal untuk pengguna lokal.
Ketiga, ekosistem Google yang luas memungkinkan sinkronisasi sempurna dengan semua layanan Google yang kamu gunakan. Keempat, machine learning yang terus berkembang membuat Google Assistant semakin pintar seiring waktu. Kelima, gratis dan sudah terpasang di hampir semua device Android modern.
Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Pertama, konsumsi baterai cukup signifikan jika fitur "Always listening" diaktifkan. Kedua, memerlukan koneksi internet yang stabil untuk fungsi optimal, meskipun beberapa fitur dasar bisa bekerja offline.
Ketiga, isu privasi menjadi perhatian karena Google mengumpulkan data percakapan untuk meningkatkan layanan. Keempat, tidak semua smart home device mendukung Google Assistant dibanding kompetitor seperti Alexa.
Amazon Alexa
Amazon Alexa awalnya populer sebagai asisten virtual untuk smart speaker Echo, namun kini tersedia sebagai aplikasi standalone untuk Android. Alexa membawa pengalaman smart home terbaik ke smartphone kamu dengan ekosistem device yang sangat luas.
Jika kamu memiliki banyak perangkat smart home, Alexa menjadi pilihan yang sangat solid. Alexa menawarkan ribuan "Skills" yang merupakan semacam aplikasi mini untuk memperluas kemampuannya.
Dari memutar musik, memesan makanan, hingga mengontrol AC dan lampu pintar, semuanya bisa dilakukan melalui Alexa. Integrasi dengan Amazon Shopping juga memudahkan kamu berbelanja dengan perintah suara.
Alexa di Android memiliki keunggulan unik yang tidak dimiliki asisten lain. Pertama, dukungan smart home device paling lengkap di industri dengan lebih dari 100 ribu produk compatible. Kamu bisa mengontrol hampir semua brand smart home populer seperti Philips Hue, TP-Link, Xiaomi, hingga Samsung SmartThings.
Kedua, Alexa Skills Store menawarkan lebih dari 100 ribu skills yang bisa ditambahkan sesuai kebutuhan. Mulai dari games, meditation guide, recipe assistant, hingga financial tracker. Skills ini terus bertambah dan dikembangkan oleh third-party developers.
Ketiga, Drop In feature memungkinkan kamu melakukan video call atau voice call ke Echo device lain di rumah atau kerabat. Ini sangat berguna untuk komunikasi instan dengan keluarga.
Keempat, integrasi sempurna dengan Amazon ecosystem termasuk Prime Video, Prime Music, Kindle, dan Amazon Shopping. Kamu bisa memesan produk, tracking paket, atau memutar konten hanya dengan suara. Keenam, multi-room music memungkinkan sinkronisasi musik di beberapa Echo device sekaligus.
Alexa unggul dalam mengatur smart home dengan interface yang intuitif. Fitur Routines memungkinkan kamu membuat automation kompleks, misalnya ketika kamu mengatakan "Good night", Alexa akan mematikan semua lampu, mengunci pintu smart lock, menurunkan suhu AC, dan menyalakan alarm.
Grouping feature memudahkan pengelolaan device berdasarkan ruangan. Kamu bisa mengatakan "Alexa, turn off living room" untuk mematikan semua device di ruang tamu sekaligus. Scenes memungkinkan kamu menyimpan pengaturan lighting dan device tertentu untuk suasana berbeda seperti "Movie mode" atau "Dinner time".
Samsung Bixby
Samsung Bixby adalah asisten virtual eksklusif yang dikembangkan oleh Samsung untuk perangkat Galaxy mereka. Meskipun awalnya kurang populer dibanding kompetitor, Bixby terus berkembang dan kini menawarkan fitur-fitur unik yang tidak tersedia di asisten lain.
Jika kamu pengguna Samsung Galaxy, Bixby adalah pilihan yang patut dipertimbangkan.
Keunggulan Bixby terletak pada integrasi mendalam dengan hardware dan software Samsung. Bixby bisa mengontrol hampir semua fungsi dan aplikasi di device Samsung kamu, bahkan yang tidak mendukung voice control dari asisten lain. Deep system integration ini menjadikan Bixby sangat powerful untuk pengguna Samsung.
Pertama, Bixby Vision menggunakan kamera untuk memberikan informasi tentang objek yang kamu lihat. Arahkan kamera ke produk dan Bixby akan menampilkan informasi, harga, dan tempat membeli. Fitur ini juga bisa menerjemahkan teks real-time, mengenali landmark, dan memberikan informasi nutrisi makanan.
Kedua, Quick Commands memungkinkan kamu membuat custom voice command untuk menjalankan multiple actions sekaligus. Misalnya, "I'm driving" bisa mengaktifkan navigation, menyalakan Bluetooth, dan memutar playlist favorit secara bersamaan. Kamu bisa membuat command sesuai kebutuhan spesifik kamu.
Ketiga, Bixby Text Call adalah fitur unik yang mengubah voice call menjadi text conversation. Ketika kamu tidak bisa berbicara, Bixby akan menjawab panggilan dan mengkonversi percakapan menjadi teks. Kamu bisa memilih respons pre-defined atau mengetik custom reply yang akan diucapkan oleh Bixby.
Keempat, Natural Language Understanding yang advanced memungkinkan Bixby memahami perintah kompleks dan multi-step. Kamu bisa mengatakan "Take a screenshot and share it to my wife on WhatsApp" dan Bixby akan melakukan semua step tersebut secara otomatis.
Microsoft Cortana
Microsoft Cortana adalah asisten virtual yang dikembangkan oleh Microsoft dengan fokus pada produktivitas dan integrasi perusahaan. Meskipun Microsoft telah mengurangi fokus konsumen pada Cortana, asisten ini tetap menjadi pilihan yang sangat baik untuk profesional yang banyak menggunakan ekosistem Microsoft 365.
Cortana unggul dalam membantu pengelolaan tugas, penjadwalan, dan kolaborasi tim. Integrasi dengan Outlook, Teams, OneNote, dan Microsoft To-Do menjadikan Cortana alat yang kuat untuk meningkatkan produktivitas kerja.
Jika kamu menggunakan PC Windows dan ponsel Android, Cortana bisa menjadi jembatan yang menghubungkan kedua perangkat tersebut.
Cortana dirancang khusus untuk meningkatkan produktivitas dengan berbagai fitur cerdas. Daily Briefing memberikan ringkasan harian tentang jadwal pertemuan, email penting, dan tugas yang perlu diselesaikan. Kamu akan mendapat notifikasi di pagi hari dengan agenda lengkap untuk hari itu.
Play My Emails adalah fitur yang membacakan email penting saat kamu sedang berkendara atau sibuk. Cortana akan menyaring email berdasarkan prioritas dan membacakan ringkasannya. Kamu bisa memberi respons cepat melalui perintah suara atau menandai email untuk dibaca nanti.
Meeting Insights menyediakan informasi kontekstual sebelum pertemuan dimulai. Cortana akan menampilkan dokumen terkait, rangkaian email, dan profil peserta pertemuan secara otomatis. Fitur ini sangat membantu untuk persiapan dan memastikan kamu tidak melewatkan informasi penting.
Microsoft To-Do terintegrasi sempurna dengan Cortana untuk pengelolaan tugas. Kamu bisa menambah, mengedit, atau menandai tugas sebagai selesai hanya dengan suara. Cortana juga memberikan saran cerdas untuk prioritas tugas berdasarkan tenggat waktu dan tingkat kepentingan.
Hound
Hound adalah asisten virtual yang dikembangkan oleh SoundHound Inc. dengan fokus pada kecepatan dan akurasi pengenalan suara. Hound mengklaim sebagai asisten tercepat dalam memproses dan merespons perintah suara berkat teknologi Speech-to-Meaning yang revolusioner.
Yang membedakan Hound adalah kemampuannya memahami pertanyaan kompleks dan berlapis dalam satu permintaan. Kamu bisa mengajukan pertanyaan panjang dengan banyak filter dan Hound akan memahaminya tanpa harus memecah menjadi beberapa pertanyaan sederhana.
SoundHound AI adalah teknologi milik sendiri yang menjadi tulang punggung dari Hound. Mesin Speech-to-Meaning bekerja dengan mengkonversi suara langsung ke makna tanpa konversi teks perantara. Ini membuat pemrosesan jauh lebih cepat dibanding pesaing yang menggunakan pendekatan speech-to-text-to-meaning.
Teknologi ini memungkinkan Hound menangani permintaan yang sangat kompleks. Misalnya, kamu bisa bertanya "Tunjukkan restoran Cina dalam radius 2 mil yang buka sekarang, memiliki tempat duduk luar ruangan, menerima reservasi, dan memiliki rating di atas 4 bintang" dalam satu kalimat, dan Hound akan langsung memberikan hasil yang tersaring sesuai semua kriteria tersebut.
Deep Meaning Understanding memungkinkan Hound memahami konteks dan nuansa dalam percakapan. Kamu bisa melanjutkan dengan pertanyaan yang merujuk pada hasil sebelumnya tanpa harus mengulangi semua parameter. Misalnya setelah permintaan di atas, kamu bisa bertanya "Yang mana yang memiliki ulasan terbaik?" dan Hound akan tahu kamu masih membahas daftar restoran yang sama.
Hound juga unggul dalam pengenalan dan pencarian musik. Aplikasi SoundHound (aplikasi saudara dari Hound) dapat mengidentifikasi lagu hanya dengan bersenandung atau menyanyikannya, tidak perlu audio asli. Teknologi ini terintegrasi dalam Hound untuk kontrol pemutaran musik dan penemuan lagu baru.
Robin
Robin adalah asisten virtual yang didesain khusus untuk pengemudi dan pengguna yang sering di jalan. Slogan "Siri untuk Android saat berkendara" menggambarkan fokus Robin pada keselamatan dan kenyamanan saat berkendara. Robin menggunakan operasi bebas genggam sepenuhnya untuk meminimalkan gangguan saat mengemudi.
Antarmuka Robin sangat minimalis dan mengutamakan suara, berbeda dengan asisten lain yang menampilkan banyak informasi visual. Ini disengaja agar mata tetap fokus ke jalan. Semua informasi disampaikan melalui suara dengan pengucapan yang jelas, dan kamu bisa mengontrol semua fungsi tanpa menyentuh layar sama sekali.
Robin dikembangkan dengan satu tujuan utama: membuat berkendara lebih aman dan efisien. Antarmuka Bebas Pandangan berarti kamu tidak perlu melihat layar untuk mendapatkan informasi atau memberikan perintah. Semua interaksi dilakukan melalui suara dengan umpan balik audio yang jelas.
Mode Berkendara diaktifkan otomatis saat Robin mendeteksi kamu berkendara berdasarkan kecepatan dan GPS. Mode ini mengubah perilaku aplikasi untuk memprioritaskan keselamatan. Notifikasi dibacakan dengan suara, dan kamu bisa merespons atau mengabaikan hanya dengan perintah suara.
Pengelolaan Pesan Teks sangat penting saat berkendara. Robin bisa membacakan SMS atau pesan WhatsApp yang masuk dan kamu bisa membalas dengan suara tanpa menyentuh layar. Robin juga bisa mengirim balasan otomatis "Saya sedang berkendara, akan membalas nanti" ke kontak yang mengirim pesan.
Robin juga menangani panggilan telepon secara cerdas. Kamu bisa melakukan panggilan dengan menyebutkan nama kontak atau nomor. Untuk panggilan masuk, Robin akan mengumumkan nama penelepon dan kamu bisa menjawab atau menolak dengan suara. Panggilan konferensi juga didukung dengan kontrol yang sepenuhnya bebas genggam.
Navigasi adalah fitur utama Robin. Integrasi dengan Google Maps dan Waze memberikan petunjuk belokan demi belokan dengan panduan suara yang detail. Robin akan mengumumkan belokan yang akan datang, perpindahan jalur, dan kondisi lalu lintas dengan waktu yang tepat sehingga kamu punya waktu untuk bermanuver.
Lyra Virtual Assistant
Lyra Virtual Assistant adalah asisten yang fokus pada kesederhanaan dan efisiensi. Berbeda dengan asisten besar yang kaya fitur, Lyra mengambil pendekatan minimalis dengan antarmuka yang bersih dan lugas. Lyra ideal untuk pengguna yang ingin asisten virtual tanpa kerumitan atau kurva pembelajaran yang curam.
Pengguna target Lyra adalah mereka yang memiliki perangkat dengan spesifikasi sederhana atau khawatir tentang daya baterai. Lyra dioptimasi untuk penggunaan sumber daya ringan sehingga bisa berjalan lancar bahkan di ponsel pintar kelas budget. Tidak ada aplikasi yang tidak perlu atau fitur yang tidak penting yang memakan penyimpanan dan RAM.
Antarmuka Lyra sangat intuitif dengan kurva pembelajaran minimal. Layar utama menampilkan tombol mikrofon besar dan chip saran untuk pertanyaan umum. Tidak ada menu atau pengaturan rumit yang membingungkan. Semuanya dapat diakses dalam satu atau dua ketukan maksimal.
Desain visual menggunakan prinsip desain material dengan warna yang lembut dan tipografi yang mudah dibaca. Lyra tidak membanjiri pengguna dengan beban informasi berlebihan. Respons ditampilkan dalam format yang ringkas dan langsung pada intinya, tanpa hiasan yang tidak perlu.
Opsi penyesuaian tetap tersedia tapi tidak ditampilkan di tampilan depan. Pengguna yang ingin menyesuaikan bisa mengakses pengaturan, tapi konfigurasi bawaan sudah dioptimalkan untuk mayoritas kasus penggunaan. Ini berbeda dengan asisten lain yang memerlukan pengaturan ekstensif untuk berfungsi optimal.
Meskipun ringan, Lyra tetap mencakup fitur-fitur penting yang dibutuhkan sehari-hari. Integrasi pencarian web dengan beberapa mesin pencari (Google, Bing, DuckDuckGo) memberikan akses ke informasi. Kamu bisa mengganti penyedia pencarian sesuai preferensi atau kekhawatiran privasi.