Pengertian Humas : Tugas, Fungsi, Manfaat, Prinsip, Tujuannya [Public Relation] - MayuhMacah.com - Tingkatkan Pengetahuan dengan Membaca

Pengertian Humas : Tugas, Fungsi, Manfaat, Prinsip, Tujuannya [Public Relation]

Pengertian Humas : Tugas, Fungsi, Manfaat, Prinsip, Tujuannya [Public Relation]

MayuhMacah.com - Istilah humas sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga. Itu karena dalam suatu organisasi, Instansi, atau perusahaan divisi humas harus ada agar target dan tujuannya bisa tercapai. Pertanyaannya adalah apa pengertian dan tugas humas?.

Secara bahasa, Humas merupakan kependekan dari “Hubungan Masyarakat”. Secara umum, Humas adalah salah satu divisi dalam sebuah organisasi dan Instansi lainnya. Bidang pekerjaannya adalah menjalin hubungan kerjasama dengan pihak lain.

Oleh karena itu, divisi humas harus membuat progam kerja yang tujuannya untuk berinteraksi dengan masyarakat dan membangun klien yang bekerja dengan pimpinan dan lain-lain. Negara-negara eropa menyebut Humas dengan istilah PR (Public Relations) yang secara fungsional sama dengan istilah humas di negara kita.

Kalau kita simpulkan secara Bahasa, maka fungsi PR adalah menjalin hubungan dengan publik, baik publik yang berada di internal organisasi ataupun publik yang berada di eksternal organisasi.

Tugas Humas


Simpelnya tugas humas adalah mampu berkomunikasi dan menghubungkan sebuah organisasi dengan publik agar mereka bisa menerima program kerja sebuah organisasi.

Apa itu publik? Publik berbeda dengan masyarakat, publik adalah sekumpulan orang yang mempunyai kepentingan dan kepedulian yang sama dengan sebuah organisasi.

Jika kamu bekerja di sebuah organisasi peduli lingkungan, maka publik dari organisasi tersebut adalah orang-orang yang terdampak dengan kerusakan lingkungan, orang-orang yang peduli dengan perbaikan lingkungan, dan orang-orang yang menyuarakan kepedulian lingkungan.

Pada umumnya publik merasa tidak peduli, memberi perlawanan, dan bersikap apatis terhadap sebuah organisasi atau lembaga karena gagalnya komunikasi kedua belah pihak.

Maka dari itu, tim humas harus mampu mengubah persepsi negatif publik menjadi sebuah dukungan kepada organisasi.

Berikut poin-poin penting dari tugas humas dalam suatu organisasi.


  • Memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada publik. Humas memiliki peran penting dalam membantu menginformasikan pada publik internal (dalam organisasi) dan publik eksternal (luar organisasi). Yaitu dengan menyediakan informasi yang akurat agar publik dengan mudah mengerti maksud dan tujuan. Sehingga ketidak-pedulian akan suatu organisasi, produk, atau tempat bisa teratasi melalui pengetahuan dan pengertian.
  • Membangun minat publik. Humas juga harus mampu menciptakan kepentingan dan minat terhadap publik dalam suatu situasi atau rangkaian situasi. karena itu berdampak besar pada suatu organisasi atau sekelompok orang (publik).
  • Membuat publik menerima keberadaan sebuah organisasi. Publik bisa saja seolah tidak peduli dengan keberadaan sebuah organisasi karena mereka tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Publik juga kebingungan mengapa organisasi ini tiba-tiba hadir di tengah-tengah mereka. Profesi humas memiliki peran kunci dalam menjelaskan situasi atau peristiwa sejelas mungkin. sehingga ketidakpedulian, bahkan pertentangan, yang membentuk suasana di sekitar publik bisa berubah menjadi pemahaman dan penerimaan.
  • Memberi dan mendapatkan simpati publik. Tim humas yang mampu menyajikan informasi dengan cara yang jelas dan tidak memihak secara subjektif umumnya berhasil mendapatkan dan memberi simpati publik.

Tugas Humas Berdasarkan Jenis Publik


Berikut beberapa tugas humas jika dilihat dari jenis publik yang terkait dengan organisasi, lembaga, dan perusahaan.

Menjalin Hubungan dengan Karyawan


Tidak hanya di luar perusahaan pekerjaan humas diperlukan untuk menjalin komunikasi antara manajer dan bawahan.

Menjalin Hubungan dengan Masyarakat


Community Relations, yang memiliki tujuan untuk membangun hubungan baik antara perusahaan dengan pihak terkait seperti mitra dan komunitas tertentu.

Menjalin Hubungan dengan Pemerintah


Dalam Government Relations, yaitu dalam membangun hubungan yang baik antara pemerintah dengan organisasi.

Menjalin Hubungan dengan media


Media memegang peranan penting dan harus dijembatani oleh humas perusahaan, karena sebagian besar sumber citra terhadap perusahaan berasal dari sini.

Menjalin Hubungan Kepada Pelanggan


Departemen humas menciptakan hubungan baik dengan pihak-pihak di luar perusahaan, seperti konsumen.

Fungsi Humas


Dalam buku Public Relations: Theory and Humasactice yang ditulis oleh Djanalis Djanaid (1993) disebutkan dua fungsi humas, yaitu:

Fungsi konstruktif


Fungsi ini mendorong humas untuk menciptakan kegiatan yang terencana, berkelanjutan atau kegiatan yang cenderung humasoaktif. Termasuk disini humas bertindak secara humaseventif (mencegah).

Fungsi korektif


Artinya, jika suatu organisasi/lembaga memiliki masalah (krisis) dengan publik, maka humas harus berperan dalam mengatasi penyelesaian masalah tersebut.

Menurut Edward L. Bernays humas memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Memberikan informasi kepada masyarakat,
  • Membujuk masyarakat untuk mengubah sikap dan perilaku masyarakat. 
  • Upaya menyatukan sikap dan perilaku suatu lembaga sesuai dengan sikap dan tindakan masyarakat, atau sebaliknya.

Widjaya dalam bukunya (2008:9) mengatakan bahwa fungsi humas ada enam macam, fungsi tersebut diambil dari fungsi utama humas sebagai kominukator organisasi. Berikut fungsi-fungsi Humas.

  • Fungsi Informasi
  • Fungsi Sosialisasi
  • Memiliki Fungsi Motivasi
  • Media Perdebatan dan Diskusi
  • Media Hiburan publik internal dan publik eksternal
  • Dan yang terakhir memiliki fungsi integrasi

Manfaat Humas


Sebagai salah satu divisi penting dalam sebuah organisasi dsb, Humas haruslah memiliki manfaat yang nyata bagi kedua pihak (Organisasi dan Publik). Manfaat humas tak lepas dari pengertian humas itu sendiri. Dibawah ini beberapa manfaat humas.

Mengurangi Krisis Manajerial yang Dipicu oleh Masalah Masyarakat


Manfaat pertama dari hubungan masyarakat (HUMAS) adalah memperbaiki manajemen perusahaan yang sedang bermasalah. Terutama dipicu oleh memudarnya hubungan baik antara organisasi dengan masyarakat sekitar.

Jika krisis manajerial ini terjadi, maka seorang humas harus berada di tengah, menjadi penengah di antara keduanya. Sebisa mungkin petugas yang dipilih harus mampu menjelaskan permasalahan yang terjadi serta mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

Artinya, manfaat humas terkait poin ini adalah memperbaiki hubungan buruk antara organisasi dengan masyarakat. Sehingga warga dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik, termasuk tanggung jawab kepada perusahaan sesuai kesepakatan.

Identitas Perusahaan


Karyawan HUMAS yang bertanggung jawab untuk menciptakan identitas perusahaan. Tugas ini sangat penting karena mencakup semua aspek dari keseluruhan organisasi dan merupakan bagian terpenting dari semua jenis komunikasi dalam organisasi.

Prinsip Humas


Prinsip dasar humas ada tiga prinsip relasional, yaitu berkata jujur (tidak berbohong), membangun kepercayaan (membangun kepercayaan), dan terakhir mampu membujuk, yaitu mempengaruhi orang lain.

Contoh: manusia butuh makan, butuh mencari pasangan hidup, butuh pakaian, dan kebutuhan hidup lainnya. Semua itu membutuhkan tiga prinsip dalam membangun upaya relasional/humas.

Tujuan Humas


Humas adalah proses berkelanjutan dari upaya manajemen untuk mendapatkan niat baik dan pengertian dari pelanggan, karyawan, dan masyarakat luas. Dalam karyanya, seorang humas membuat analisis ke dalam dan perbaikan diri, dan membuat pernyataan keluar.

Pada umumnya, kesan buruk datang dari ketidakpedulian, prasangka, perlawanan, dan sikap apatis. Divisi humas harus mampu mengubah negative thinking tersebut menjadi pengetahuan, pemahaman, penerimaan dan minat.

Ada beberapa tujuan humas, antara lain sebagai berikut:


  • peningkatan dengan dukungan, dukungan dan partisipasi masyarakat dalam hal sarana, humasasarana, dan sumber daya sebagai sarana untuk mewujudkan tujuan organisasi.
  • menciptakan rasa tanggung jawab masyarakat untuk membuat humasogram organisasi secara efisien dan efektif.
  • Melibatkan publik dalam solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh suatu organisasi.
  • Penciptaan dan pengembangan citra baik bagi organisasi serta tujuan bagi pemangku kepentingan atau kepentingan manajer dengan membangun hubungan baik antara publik eksternal dan internal.
  • Memperluas jangkauan pelanggan yang telah terkoneksi untuk berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas organisasi.

Begitulah pengertian Humas (Public Relation) serta tugas, fungsi, manfaat, prinsip dan tujuan humas.