Kayu Jati vs Mahoni : Mana yang Lebih Baik untuk Mebel Furniture? - MayuhMacah.com - Tingkatkan Pengetahuan dengan Membaca

Kayu Jati vs Mahoni : Mana yang Lebih Baik untuk Mebel Furniture?

Kayu Jati vs Mahoni : Mana yang Lebih Baik untuk Mebel Furniture?

MayuhMacah.com - Kali ini admin akan menyusun daftar perbandingan antara kayu jati vs mahoni untuk kamu, Karena mahoni dan jati adalah dua kayu keras yang eksotis. Mahoni adalah kayu keras berwarna merah tua coklat tropis sementara Jati menawarkan warna emas gelap hangat atau kuning ke coklatan.

Kayu jati umumnya dianggap lebih eksklusif daripada kayu mahoni, bisa dilihat dari harganya nanti. Kayu mahoni lebih serba guna daripada jati, dengan ketersediaan dan distribusi yang lebih luas. Karena di bidang pertukangan, kayu jati dan mahoni adalah dua jenis kayu yang paling banyak dicari.

Kamu akan menemukan furnitur dari jati dan mahoni di seluruh Indonesia dan bahkan di seluruh dunia. Setiap rumah atau kantor yang menggunakan kayu jati atau mahoni akan terlihat bagus, bertekstur halus, corak, dan pola serat yang khas dari kedua jenis kayu ini.

Alasan mengapa salah satu dari kayu ini sangat menonjol dalam setiap mebel. Kedua jenis kayu ini terlihat sangat mirip, tetapi ada perbedaan di antara keduanya. Jadi, mari pelajari bersama detail dari Kayu Jati vs. Mahoni serta kelebihan dan kekurangannya.

Jati vs Mahoni : Antara Kayu Jati atau Mahoni


Dari yang paling dasar dulu, struktur serat dari kedua jenis kayu ini lurus, tetapi kamu mungkin juga menemukan sedikit bergelombang pada kayu jati. Mahoni umumnya memiliki pola butiran linier.

Kali ini, kita akan membandingkan keduanya dari sisi penampilan, daya tahan, pemeliharaan, harga dan gimana keberlanjutan kedua kayu tersebut nantinya.

Kayu Jati


Jati juga dikenal sebagai Tectona grandis, dapat ditemukan di hutan tropis di Asia. Jati berasal dari Myanmar dan jejak sejarahnya kayu ini mulai digunakan pada abad ke-7, yang pada saat itu rumah orang kaya dihiasi dengan kayu ini.

Kemudian, orang Belanda menyukai kayu jati dan menggunakannya untuk pembuatan kapal dan sebagai bahan konstruksi. Karena kandungan minyak alami yang tinggi, Jati memiliki ketahanan yang tinggi terhadap pembusukan sehingga sangat tahan lama.

Tapi sekarang di beberapa negara kayu jati masuk dalam daftar spesies yang terancam punah. Namun, ada negara yang telah membuat misi untuk melindungi jati, yang mengatur mulai dari pembudidayaan hingga ke penjualannya.

Kayu Mahoni


Mahoni adalah alternatif dalam pembuatan furnitur, terutama dalam situasi di mana kayu jati sulit untuk di dapatkan, karena mahoni juga tergolong kayu kuat dan cocok digunakan sebagai ukiran. Mahoni mulai dikenal tahun 1700-an ketika furniture Chippendale menggunakan kayu ini.

Sebagian besar kayu mahoni yang digunakan secara komersial berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Spesies mahoni tersebar luas, dan sangat mirip dalam penampilan.

Tapi sekarang, kayu mahoni menjadi jenis kayu yang mahal dan sulit diperoleh saat ini dikarenakan permintaannya yang tinggi. Karena itu, Mahoni yang mudah kita dapatkan saat ini hanya dalam bentuk veener kayu.

Karakteristik Jati


  • Berwarna cokelat muda hingga emas dan menjadi gelap seiring bertambahnya usia.
  • Pola butir tidak beraturan, sering seperti api, halus.
  • Tekstur berminyak.
  • Tidak dianggap estetis seperti mahoni.
  • Salah satu kayu keras yang paling tahan terhadap pembusukan.

Karakteristik Mahoni


  • Warna kemerahan, oranye, atau merah muda.
  • Secara konsisten lurus dengan pola butiran halus.
  • Tekstur kasar.
  • Harga setengah lebih murah, atau kurang, dari kayu jati.
  • Ketahanan terhadap serangga dan busuk sedang hingga rendah.

Jati vs Mahoni : Daya Tahan


Dalam hal daya tahan, jati adalah pemenang yang jelas atas mahoni. Keawetan kayu jati yang membuatnya menjadi pilihan untuk membangun kapal dan juga sebagai bahan lantai. Kandungan minyak alami jati membuatnya cocok untuk penggunaan di luar ruangan juga.

Sementara Mahoni cocok untuk digunakan pada furnitur dalam ruangan, seperti rak, kursi dan lemari. Karena mahoni juga tergolong kayu yang estetik dan juga tahan lama, cocok sebagai pengganti kayu jati ketika sulit di dapat dan tentunya lebih murah.

Jati vs Mahoni : Pemeliharaan


Sebagus apapun kayu yang digunakan, pasti ada sedikit perawatan yang harus kamu lakukan jika ingin menjaga permukaan kayu terlihat segar dan berkilau. Tingkat perawatan yang diperlukan berbeda dari kayu jati atau mahoni.

Kedua jenis kayu tersebut dapat dikembalikan ke warna aslinya. Tapi lebih mudah untuk perawatan jati daripada mahoni, di mana kamu hanya perlu melakukan banyak pengamplasan dan pewarnaan. Jika dibiarkan begitu saja baik kayu jati maupun mahoni akan menjadi warna abu-abu kecoklatan.

Jati Vs Mahoni : Keberlanjutan


Di tahun-tahun kemudian tampaknya kedua jenis kayu ini sedang menuju kepunahan. Namun, ada beberapa negara yang telah turun tangan untuk mencoba melestarikan. Jadi, masih ada beberapa jati dan mahoni yang tersedia di pasaran, tetapi kedua varietas tersebut masih sangat langka.

Jati vs Mahoni : Harga


Kualitas bagus, kayu jati asli bisa bertahan hingga 80 tahun. Mahoni memiliki harapan hidup hampir setengah dari itu. Karena jati dan mahoni yang begitu awet, kamu akan mendapatkan harga yang cukup mahal. “Ada harga, ada kualitas”.

Meskipun jati dan mahoni sama-sama jenis kayu yang mahal, jati jauh lebih mahal daripada mahoni. Tetapi jika kamu mencari kayu yang akan bertahan begitu lama, maka harga yang mahal tampaknya bukan masalah.

Jati vs Mahoni : Aplikasi


Dalam furnitur ruangan (interior) kayu jati dinilai lebih eksklusif dari kayu mahoni. Kayu mahoni, dengan teksturnya yang kasar, lebih sulit dirawat sebagai furnitur. Jati, meski dengan pori agak lebih besar dari mahoni, tekstur berminyak, dianggap lebih tahan air, dan secara keseluruhan lebih tahan lama daripada kayu mahoni.

Pada furnitur eksterior seperti trim dan decking, tetap kayu jati menjadi pilihan, karena membutuhkan perawatan yang lebih sedikit dan gampang. Apakah mahoni tidak bisa? Jawabannya bisa dan juga bagus, tetapi harus dengan perawatan yang lebih ekstra.

Kesimpulan


Jika kamu ingin memiliki tangga, kursi atau ingin membangun proyek eksklusif dengan tangan, kayu jati harus berada di urutan teratas. Jika kamu menginginkan bahan yang indah, serba guna, dan jika kamu sanggup lebih ekstra dalam hal perawatan, pilihlah kayu mahoni.

Contoh lain, jika kamu akan menggunakan untuk alat musik, maka rekomendasi dari admin pilihlah kayu mahoni karena lebih ringan dan memiliki pori-pori kecil.

Jati mudah dirawat, hanya dengan sealant berbahan dasar minyak jika diinginkan, atau bisa dibiarkan alami tanpa apa pun. Mahoni biasanya membutuhkan pernis atau lapisan atas lainnya untuk melindunginya.

Jati menang atas mahoni dalam hal perawatan, umur panjang, daya tahan dan penggunaan. Jika kamu ada biaya lebih, saran admin pilih kayu jati untuk penggunaan mebel.

Jika kamu bisa mendapatkan kayu jati atau mahoni asli yang dibeli secara legal itu lebih baik. Jadi jangan bingung lagi ya, mau pilih kayu jati atau kayu mahoni. semoga bermanfaat.