7 Cara Memahami Karakteristik Anak Usia Dini - MayuhMacah.com - Tingkatkan Pengetahuan dengan Membaca

7 Cara Memahami Karakteristik Anak Usia Dini

7 Cara Memahami Karakteristik Anak Usia Dini

MayuhMacah.com - Sebagai orang tua memahami dan mengenal karakteristik anak usia dini penting untuk mendukung perkembangannya, karena setiap anak memiliki karakter tersendiri pada usianya yang merupakan cerminan diri sendiri.

Meski pada dasarnya karakter pada anak merupakan sifat bawaan dari orang tua atau dari lingkungan sekitar. Anak usia dini adalah bayi yang baru lahir hingga berumur 6 tahun.

Pada dasarnya setiap anak memiliki sikap dan keunikan tersendiri, karakter pada setiap anak berbeda-beda sesuai dengan usianya yang dini sehingga mampu membantu pertumbuhan pada anak agar dapat berkembang secara optimal.

Tidak bisa dipungkiri bahwa sampai saat ini banyak orang tua yang tidak begitu paham dengan karakteristik anak sehingga anak tidak mendapatkan wawasan yang luas dan orang tua akan sulit untuk memahami sikapnya.

Dan pada akhirnya akan berdampak buruk pada perkembangannya, untuk itu orang tua harus memahami beberapa karakteristik anak di usia dini.

Cara Mudah Kenali Karakter Anak


Karakter dasar anak akan kelihatan di usia sekitar 4 sampai 6 bulan, anak akan terus mengembangkan hal tersebut saat usianya semakin besar, jadi kenali karakter dasar anak berikut ini:

1. Rasa Ingin Tahu Yang Tinggi


Di usianya yang masih dini memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga anak menanyakan banyak hal tentang apa yang belum ia ketahui, sebagai orang tua kamu harus memberinya jawaban yang benar dan mudah dipahami.

Tapi kadang sifat ingin tahu anak dianggap mengganggu oleh orangtua nya, padahal yang seperti itu harus dikembangkan dikarenakan keingintahuan adalah salah satu karakter tetap semua anak dan berasal dari kecerdasan.

Dari keingintahuan yang tinggi akan mampu menumbuhkan semangat belajar yang tinggi juga pada anak dan bagus untuk perkembangan otak anak. Jadi kasih terus dorongan pada si kecil dan perkenalkan pada hal – hal yang baru di lingkungan sekitar.

2. Lebih Gampang Emosi


Anak-anak biasanya lebih mudah mengekspresikan amarahnya dengan bebas dikarenakan perkembangan emosionalnya masih sangat stabil.

Jadi tidak heran jika anak lebih mudah menangis dan marah ketika apa yang di inginkan tidak dituruti karena hal itu merupakan salah satu proses pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Jadi saat anak marah jangan di pukul atau di marahin balik.

3. Semangat Belajar


Seperti di poin no.1, dengan rasa ingin tahunya yang sangat tinggi membuat anak akan terus mencari dan melakukan hal yang dia sukai sehingga anak akan memiliki semangat tinggi dalam melakukan apa yang diinginkan.

Maka dari itu memahami karakteristik pada anak usia dini akan membuat para orang tua bisa peka dan mendukung semangatnya yang tinggi sehingga pertumbuhan pada anak menjadi lebih maksimal.

Jadi gunakan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi anak sejak dini sebelum anak di masukkan ke pendidikan formal.

4. Apa Adanya


Sikap apa adanya merupakan salah satu karakterisrik anak usia dini, karena anak akan selalu berkata jujur tanpa ada rekayasa yang bisa di sebut spontan sehingga dia membicarakan hal tanpa ada yang ditutupi, karena hal ini merupakan refleksi hati dan pikirannya.

Nah karena anak masih tergolong "polos" kamu sebagai orangtua jangan melakukan kesalahan dengan mengajari anak hal yang tidak jujur atau kebohongan, sebisa mungkin jangan.

5. Cenderung Ceroboh


Tidak bisa dipungkiri bahwa anak di usianya yang dini tidak pernah mempertimbangkan apa yang di lakukan tanpa tahu tindakan tersebut berbahaya atau tidak untuk dirinya, sehingga anak - anak sangat cenderung ceroboh dengan tingkahnya yang unik dan tanpa pertimbangan.

6. Memiliki Jiwa Petualang


Lingkungan merupakan salah satu jangkauan untuk anak usia dini bermain dan bereksplorasi, hal itu dikarenakan rasa penasaran yang tinggi sehingga anak dapat berpetualang dengan melakukan banyak hal yang bisa membuatnya bahagia.

Jiwa petualang yang dimiliki anak usia dini merupakan karakteristik dasar, untuk itu orang tua tidak perlu mengekang anak dan membatasi gerakannya, alangkah lebih baiknya orang tua memberikan pengawasan untuk menjaga anak di setiap jangkauannya.

7. Memiliki Kepribadian yang Unik


Biasanya setiap anak pada usianya yang masih dini memiliki kepribadian yang unik seperti ciri khas pada minat dan bakat serta cara ia belajar.

Pentingnya peran orang tua dalam mehamami karakter anak selama perkembangannya yaitu untuk memberikan penanganan yang tepat dalam mendidik sang buah hati.

Ketika orang tua sudah bisa memahami karakter anak maka dengan mudah mengembangkan potensi pada anak di usianya yang dini, dengan begitu hubungan antara orang tua dan anak bisa berjalan dengan baik tanpa harus mengorbankan tumbuh kembangnya sang buah hati.