Bahas Ararem dan Tifa Darah, Budaya Papua yang Unik - MayuhMacah.com - Tingkatkan Pengetahuan dengan Membaca

Bahas Ararem dan Tifa Darah, Budaya Papua yang Unik

Bahas Ararem dan Tifa Darah, Budaya Papua yang Unik

MayuhMacah.com - Papua merupakan salah satu wilayah paling Timur dari Indonesia. Wilayah yang satu ini memiliki banyak sekali kekayaan alam.

Yang mana bisa dimanfaatkan untuk kehidupan umat manusia, atau sekedar untuk dinikmati keindahannya. Selain itu, di Papua juga banyak sekali tradisi unik yang masih melekat dan menjadi budaya Papua.

Tradisi – tradisi tersebut dilakukan secara turun - temurun oleh masyarakat yang merupakan penduduk asli Papua.

Hingga kini mereka masih saja melestarikan adanya tradisi yang sudah membudaya tersebut. Karena masih termasuk dalam warisan bersejarah yang menjadi ciri khas dari daerah Papua.

Di daerah Indonesia yang satu ini, memang masih sangat lekat dengan hal – hal yang tradisional. Mulai dari pakaian, rumah, alat musik, hingga ke tradisinya.

Nah, agar tak semakin penasaran, mari simak ulasan berikut. Yang akan mengulas terkait budaya Papua yang unik dan masih ada hingga saat ini.

1. Ararem


Dalam sebuah pernikahan, ada yang namanya mas kawin. Yang mana berbeda – beda macamnya di setiap tempat.

Di Papua, tepatnya di area kediaman Suku Biak terdapat mas kawin yang sangat unik. Yaitu peralatan rumah tangga, piring – piring adat, serta makanan – makanan. Yang mana tak diantarkan seperti biasanya.

Dalam budaya Papua para masyarakat Suku Biak, membawa mas kawin tersebut dari pihak keluarga laki – laki ke rumah keluarga perempuan dengan cara yang unik.

Iringan tarian Wor menemani rombongan dengan berbagai macam mas kawin yang disiapkan dari rumah pihak laki – laki ke rumah sang calon istrinya.

2. Tifa Darah


Masyarakat Papua memanglah secara mayoritas hidup dengan tradisional dan sederhana. Alat – alat dan bahan – bahan unik masih digunakan hingga hari ini oleh mereka dalam kehidupan sehari – harinya. Salah satunya ialah untuk membuat alat musik khas Papua satu ini.

Tifa merupakan salah satu alat musik yang terbuat dari kulit biawak. Bahan yang sangat unik untuk digunakan sebagai alat musik.

Meski begitu alat musik ini memiliki suara yang sangat merdu khas Papua. Yang menjadikannya semakin unik ialah bahan perekat kulit biawak ke ujung gendang kayu.

Yang mana terbuat dari darah ia sendiri. Diambil dari tubuh bagian paha. Yang sengaja dibuat sebuah luka hingga mengucurkan banyak darah sebagai perekatnya.

Luka tersebut dibuat dengan menggoreskan silet pada bagian paha dari pembuatnya. Sangat unik bukan?

Keunikan yang tak akan pernah kamu temukan di daerah lain dari Indonesia. Karena Papua merupakan salah satu daerah yang mana masyarakatnya masih sangat menghargai peninggalan leluhur.

Dalam bentuk apapun budaya Papua tersebut, para penduduk asli akan berusaha mempertahankannya.

Hal ini mereka lakukan untuk perwujudan cinta akan tempat tinggal dan nenek moyangnya. Selain dua tradisi ini, masih banyak sekali tradisi dari daerah Papua. Yang mana mengandung banyak keunikan tersembunyi lainnya.